+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

FONDASI KEHIDUPAN

5 Mar

FONDASI KEHIDUPAN

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh syukur karena kita telah memiliki fondasi hidup yang kokoh. Sahabat, fondasi merupakan bagian konstruksi yang terpenting pada sebuah bangunan, karena di sanalah terletak tumpuan seluruh beban yang ada di atasnya, juga kekuatan menahan berbagai gaya dari luar. Sebuah fondasi akan tergantung dari berat bangunan (berapa tingkat dan bahan yang digunakan), juga kontur tanah dimana bangunan tersebut didirikan. Ada tanah yang miring, ada tanah yang  bekas rawa, ada tanah hasil timbunan, dan lain-lain, sehingga kondisinya benar-benar harus diketahui terlebih dahulu agar fondasinya kuat untuk menahan beban rumah yang ada di atasnya.

Kalau fondasi rumah saja begitu penting kita perhatikan, apalagi fondasi kehidupan kita. Kehidupan ini tidaklah mudah untuk dijalani. Selalu ada badai masalah, tekanan, problema dan berbagai rintangan yang akan  muncul tanpa permisi. Bagaimana kita bisa bertahan dan tetap tegar di tengah badai kalau fondasi kita lemah?


Sahabat, fondasi kehidupan kita begitu penting, sehingga Tuhan Yesus langsung bersabda, “Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya–Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan–, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.” (Lukas 6:47-48).

Sedangkan Rasul Paulus menyatakan bahwa fondasi hidup orang percaya adalah Tuhan Yesus sendiri, bukan yang lain,   “… tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.” (1 Korintus 3:11).  Jadi, yang menjadi fondasi hidup orang percaya bukanlah sebuah pelayanan, keanggotaan atau jabatan dalam struktur keorganisasian di sebuah gereja atau lembaga gerejawi,   “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.”  (1 Petrus 2:6).

Lalu bagaimana agar kita bisa memiliki fondasi  kehidupan yang kokoh?  Perhatikan kembali Lukas 6:47-48 di atas. Itulah kunci untuk membuat sebuah fondasi kehidupan yang kokoh  yang sangat berpengaruh pada kekuatan hidup. Datang kepada Tuhan, mendengarkan perkataan-Nya dan melakukan firman-Nya. Berhenti pada percaya kepada-Nya dan mengetahui firman-Nya saja tidaklah cukup untuk membangun fondasi hidup yang kokoh kuat. Kita harus pula melanjutkan dengan melakukan apa yang Dia ajarkan. Intinya, kita harus melandaskan hidup kita sepenuhnya pada batu karang yang tidak lain adalah Kristus sendiri. (1 Korintus 10:4).

Ingatlah! Sahabat,  ketika kita masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia yang penuh tantangan dan pergolakan ini, janganlah kita salah mendasarkan kehidupan kita. Janganlah kita mendasarkan  kehidupan kita pada kekayaan atau kedudukan, atau hal lain yang bersumber dari dunia yang fana. Karena segala sesuatu yang berasal dari dunia,  memiliki sifat yang rapuh dan fana. “Sebab, semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur.” (1 Petrus 1:24). Tuhan memberkati Sahabat dan keluiarga. Tuhan selalu punya cara untuk menolong kita agar dapat memilih fondasi hidup yang benar. (pg)

One thought on “FONDASI KEHIDUPAN

  1. Shaloom ….Selamat pagj Pak Paul dan para Sahabat pendukung Kristus
    Salam sehat , penuh semangst di dalam Tuhan
    Puji Tuhan …🙏🙏, kbr baik.
    Tks utk Renungan Firman Tuhan pagi ini yg mengajarkan , bahwa kita harus memiliki fondasi kehidupan yg kuat di dalam menghadapi badai kehidupan yg berat saat ini .
    Untuk memperoleh fondasi kehidupan yg kuat , maka kita harus datang kepada Tuhan , mendengarkan suara-Nya serta melakukan Firman Allah….Immanuel.
    Tuhan Yesus Memberkati Saudara semuanya….Selamat berakhir pekan bersama keluarga.

Leave a Reply