+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

KASIH SETIA TUHAN tidak pernah BERUBAH

4 Mar

KASIH SETIA TUHAN tidak pernah BERUBAH

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh syukur. Sahabat, pengenalan akan Tuhan sangat menentukan sikap kita dalam menjalani kehidupan, terlebih bila kesulitan datang: Apakah kita menghadapi masalah dengan penuh pengharapan kepada Tuhan atau menghadapinya dengan sikap putus asa? Mazmur 108:1-14 merupakan doa dan nyanyian syukur yang mengungkapkan semangat dan kesiapan hati Daud untuk menyaksikan  perbuatan Tuhan yang besar yang menyelamatkan umat-Nya.

Sahabat, kalau Mazmur 53 identik dengan Mazmur 14, maka Mazmur 108 ini merupakan gabungan dari dua mazmur. Ayat 2-6 berasal dari Mazmur 57:8-12, sedangkan ayat 7-14 mengutip Mazmur 60:7-14.

Kalau mengingat mazmur adalah respons umat dari waktu ke waktu dalam sejarah panjang Perjanjian Lama, maka tidak heran dalam mengungkapkan perasaannya pemazmur bisa mengutip bagian mazmur lainnya yang sesuai..

Sahabat, Mazmur 108 dimulai dari keyakinan iman pemazmur bahwa Tuhan pasti menjawab doa pergumulannya (ayat 2-6). Kasih setia Tuhan dapat diandalkan. Hal tersebut diteguhkan dengan pernyataan akan kuasa Tuhan atas berbagai suku bangsa yang ada di sekeliling Israel (8-10). Kemudian ditutup dengan menegaskan kebergantungan penuh kepada Tuhan karena manusia tidak dapat diandalkan (11-14). Kasih setia Tuhan kembali menjadi andalan umat-Nya dalam menghadapi masalah apa pun dalam kehidupan ini.

Pengalaman hidup orang percaya sangat dinamis, seperti yang terungkap waktu kita merenungkan mazmur. Dari pergumulan karena menghadapi masalah berubah menjadi syukur dan sembah karena mendapat pertolongan Tuhan. Pengalaman tersebut membuahkan keyakinan iman dan pengharapan. Keyakinan akan kebaikan dan kemahakuasaan Tuhan selanjutnya menghasilkan keberanian untuk meminta pertolongan tatkala masalah kembali menimpa. Apa pun masalah yang kita hadapi, ingatlah bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berubah.

Sahabat, Daud mau memuji atau bermazmur bagi Tuhan, sebab ia percaya dan menyadari besarnya kasih setia Tuhan. Daud percaya bahwa Tuhan yang berkuasa atas bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain akan bertindak menolong dan menyelamatkan umat-Nya pada saat-Nya. Daud sadar bahwa kekuatan manusia sangat terbatas, tetapi pertolongan Tuhan membuat kita bisa berkata, “Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa” (ayat 14).

Kehidupan tidak selalu lancar, tetapi jika kita sudah mengalami kebaikan Tuhan dan makin menyadari betapa besarnya kasih setia Tuhan, kita dapat menghadapi keadaan apa pun dengan penuh pengharapan kepada Tuhan. Kita tidak mudah putus asa atau menyerah karena kita percaya bahwa Dia selalu beserta kita. Ingatlah! Sahabat, setiap hari, saat bangun pagi, kita dapat menyambut hari yang baru dengan hati penuh syukur, pengharapan penuh kepada Tuhan, keyakinan bahwa kasih setia dan penyertaan Tuhan akan menopang dan menolong dalam menjalani hari dengan penuh kemenangan. Bahkan, kita dapat memandang segala tantangan dan kesulitan yang kita hadapi sebagai kesempatan melihat Allah memampukan kita untuk melakukan perbuatan gagah perkasa. Tuhan memberkati Sahabat dan keluarga. Tuhan selalu punya cara untuk menolong kita. (pg)

One thought on “KASIH SETIA TUHAN tidak pernah BERUBAH

  1. Shalom …Selamat pagi Pak Paul dan para Sahabat Pendukung Kristus
    Salam sehat , penuh sukacita dan pengharapam di dalam Kristus.
    Puji Tuhan ….kabar baik …🙏🙏.
    Trm.kasih utk Renungan Firman Tuhan pagi ini yg menjadi berkat utk kita supaya kita boleh selalu setia utk mengandalkan dan berharap kpd Tuhan di dalam menghadapi pergumulan hidup ini….Immanuel
    Tuhan Yesus Memberkati Saudara semuanya…Kasih setia-Nya tak pernah berubah dan Rahmat-Nya baru di setiap pagi bagi kita.

Leave a Reply