+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

BERMIMPILAH dalam HIDUP

20 Nov

BERMIMPILAH dalam HIDUP

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Kita pasti tidak asing dengan yang namanya mimpi. Ada yang bilang, mimpi itu bunganya orang tidur. Andrea Hirata (Penulis asal Indonesia) berkata, “BERMIMPILAH dalam HIDUP, dan jangan hidup dalam mimpi.” Saya sangat setuju, mari bermimpilah dalam hidup, dan sesungguhnya jika impian kita tidak membuat kita takut, berarti impian kita tidak begitu besar.

Saudara, Tuhan pasti sanggup untuk menolong, mewujudkan mimpi-mimpi kita. Maka Bill Bright (Pengajar asal Amerika) berkata, “Rencanakan tujuan yang besar, sehingga jika Tuhan tidak menolong kita, kita pasti akan gagal.”

Mari kita perhatikan beberapa orang tokoh besar di Alkitab yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Semula mereka adalah orang-orang biasa yang mungkin dipandang sebelah mata oleh sesamanya.  Tuhan sanggup mengubah mereka menjadi orang-orang yang luar biasa.  Mereka bisa dipakai Tuhan secara luar biasa karena mereka memiliki keberanian untuk bertindak dengan iman dan mereka berani membayar harganya.

Saudara, pengalaman hidup saya mengingatkan, jangan sekali-kali memandang rendah seseorang!  Mungkin saja hari ini keadaannya biasa-biasa saja, tak masuk perhitungan, tapi kita tidak tahu bagaimana esok. Peninggian seseorang itu datangnya dari Tuhan!  Pemazmur mengingatkan, “Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.”  (Mazmur 75:7-8).

Bagaimana supaya kita bisa dipercaya dan dipakai Tuhan untuk mengerjakan perkara-perkara besar dan luar biasa?  Minimal dua syarat berikut perlu kita penuhi:

Pertama: Setialah dalam perkara-perkara kecil.  Banyak orang hanya fokus dan terobsesi mengerjakan perkara-perkara besar, tapi tidak mau memulai dari hal-hal kecil.  Saudara, serba instan itu yang dicari dan disukai banyak orang:  inginnya langsung pelayanan  di depan  yang bisa dilihat orang banyak, dilihat ratusan bahkan ribuan orang, ingin terkenal secara mendadak, ingin cepat kaya dan sebagainya.  Mari kita perhatikan sabda Yesus,  “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”  (Lukas 16:10).

Kedua: Milikilah kerendahan hati.  Salah satu alasan mengapa Tuhan memakai orang-orang yang biasa adalah supaya jangan ada yang memegahkan diri.  Banyak orang merasa hebat, pintar, kaya, lalu memegahkan dirinya sedemikian rupa.  Kemegahan terhadap diri sendiri  (sombong/angkuh)  adalah salah dan jahat di mata Tuhan,  “… kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah.”  (Yakobus 4:16).
Ingatlah! Tuhan sanggup melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan (Efesus 3:20). Karena itu  dengan Allah  kita akan melakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa (Mazmur 108:14). Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Better days are coming. (pg)

Leave a Reply