+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

CHRIST for ALL – ALL for CHRIST

15 Oct

CHRIST for ALL – ALL for CHRIST

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Semoga sehat-sehat selalu dan tetap semangat mengiring Tuhan Yesus Kristus. Kita sebagai keluarga besar Christopherus perlu selalu ingat akan moto Christopherus: “Christ for All – All for Christ” (Kristus untuk Semua – Semua untuk Kristus).

Saudara, moto yayasan Christopherus  diambil dari 2 Korintus 5:14-15, “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.” 

Melalui moto tersebut kita selalu diingatkan bahwa Kristus disalibkan, mati, dibangkitkan, dan hidup untuk kita, semua orang yang beriman kepada-Nya. Maka kita sebagai orang-orang yang telah menikmati karya penebusan Kristus, diharapkan dapat hidup bagi Kristus, dengan jalan kita secara sukarela dan sukacita melayani sesama sesuai dengan talenta kita masing-masing.

Pak Simon Nugroho, dalam tulisannya yang berjudul: “Strategi Pelayanan Anak-Anak Kos” berkata bahwa Kelompok doa anak-anak kos memutuskan memakai strategi pelayanan dengan tiga pilar yaitu: berwadahkan yayasan, bersifat interdenominasi dan pelayanan yang holistik. Pada akhirnya yayasan yang mereka dirikan bernama Yayasan Christopherus.

Pilar pertama: Yayasan. Menurut Pak Charles Christano, dalam bukunya yang berjudul “Hubungan Yang Serasi Antara Gereja dan Organisasi Para­ Gereja,” Yayasan Kristen adalah suatu lembaga kristiani yang memiliki sifat nirlaba, beranggotakan orang-orang Kristen yang bekerja bersama-sama di luar kontrol denominasi, untuk mencapai tujuan pelayanan tertentu. Jelas di sini bahwa Yayasan Christopherus bukan gereja dan tidak punya minat dan rencana untuk mendirikan atau berubah menjadi gereja. Yayasan Christopherus melayani bersama dengan gereja-gereja dan untuk gereja-gereja.

Pilar kedua: Interdenominasi. Menurut Pak Simon dalam artikel yang sama, dengan bersifat interdenominasi, tidak ada seorangpun dari anggota yayasan yang tersisih dan tertinggal, semuanya bisa berperan serta  ikut melayani. Dengan dukungan semakin banyak orang, yayasan akan menjadi semakin kuat. Strategi ini juga memungkinkan mereka bekerja sama dengan banyak gereja, atau bahkan dengan semua gereja. Dengan status interdenominasi diharapkan fungsi yayasan akan maksimal, akan menjadi berkat bagi sebanyak mungkin gereja.

Pilar ketiga: Holistik. Menurut Pak Simon dalam artikel yang sama, yang dimaksud dengan pelayanan holistik adalah pelayanan menyeluruh, balk hal rohani maupun jasmani. Pelayanan ini tidak hanya memberitakan keselamatan jiwa saja, namun menolong penderitaan tubuh juga. Untuk menjawab kebutuhan tersebut maka saat ini Yayasan Christopherus mempunyai 5 Departemen: 1. Misi dan Pengajaran, 2. Musik, 3.Media 4. Diakonia dan 5. Persekutuan Biji Sesawi. Diharapkan melalui kelima departemen tersebut, Christopherus benar-benar dapat melayani secara holistik atau utuh. Selain itu semua pendukung Christopherus  mendapatkan wadah untuk terlibat dalam pelayanan sesuai dengan talenta dan bidang minatnya.

Ingatlah! Kita dapat hidup sepenuhnya bagi Kristus ketika kuasa penebusan Kristus di atas Kalvari bekerja di dalam hidup kita. GBU & Fam. Better days are coming. (pg)  

Leave a Reply