+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

Bukan Pilihan yang Bisa Ditawar

13 Aug

Bukan Pilihan yang Bisa Ditawar

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat dan tetap semangat.  Sesungguhnya merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa, jika kita memiliki keluarga dan komunitas yang saling mengasihi dan saling peduli. 

Manusia merupakan makhluk sosial, artinya kita diciptakan untuk hidup berpasangan dan berinteraksi dengan orang lain. Kita tidak bisa hidup sendiri, kita butuh kehadiran orang lain di dalam hidup kita dan untuk hidup kita. 

Karena itu Tuhan Yesus memberi ketetapan agar kita mengasihi sesama manusia seperti kita mengasihi diri kita sendiri. Dia juga memberi perintah dan mewajibkan kita untuk hidup saling mengasihi.

Kita diminta untuk saling memerhatikan, saling mendoakan, saling peduli, saling berbagi, saling menolong, dan saling melengkapi.

Sesungguhnya hal tersebut merupakan kebutuhan dasar hidup setiap manusia, agar kita bisa hidup seimbang, dan menjadi sehat.

Tuhan tahu, sebagai manusia biasa, suatu saat kita akan menghadapi situasi-situasi yang sulit, seperti: sakit, kegagalan, butuh pekerjaan, kerepotan, kesesakan, penderitaan, dan kelemahan-kelemahan lainnya, maka kita memerlukan pertolongan dari orang lain.

Sudahkah kita menunjukkan kasih kita kepada orang lain dalam wujud satu tindakan nyata? Ataukah kita diam saja dan sengaja menghindar ketika melihat orang lain sedang dalam kesusahan, karena kita takut direpotkan? Tuhan Yesus mengajak kita untuk memahami makna dari perumpamaan orang Samaria yang baik hati.

Bacaan Alkitab pada hari ini diambil dari Lukas 10:34, “Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.”

Marilah kita jalani dan nikmati hidup pada hari ini dengan satu keyakinan bahwa bagi orang percaya mengasihi bukanlah pilihan yang bisa ditawar, namun perbuatan yang wajib dilakukan dan harus menjadi gaya hidup.

Ingatlah! Di tengah-tengah situasi yang serba tidak menentu dan serba terbatas, kita diharapkan  tetap dapat  hidup saling mengasihi dan bertolong-tolongan dalam menanggung beban hidup.  “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.” (Efesus 4:2) GBU & Fam. Better days are coming. (pg).

Leave a Reply