+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

Bukti Menghargai Waktu dan Potensi

22 Jul

Bukti Menghargai Waktu dan Potensi

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Apakah Saudara terbiasa membuat rencana harian? Minimal setiap sore atau malam, Saudara membuat rencana apa saja yang ingin Saudara kerjakan besok dari pagi hingga malam.

Orang bijak berkata, “You are what you believe” Artinya apa yang kita percayai akan menentukan bagaimana sikap dan perilaku kita. Sejak muda saya sudah memercayai bahwa jika kita tidak membuat rencana, maka kita merencanakan kegagalan.

Saya bersyukur,  Tuhan beri kesempatan kepada saya untuk melayani di Sinode GKMI, GKMI Sola Gratia, dan Yayasan Christopherus. Saya dilatih dan diminta terus menerus untuk membuat rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang. Dengan demikian membuat rencana sudah menjadi gaya hidup.

Perencanaan merupakan hal penting dalam menjalani sebuah kehidupan. Dengan perencanaan yang baik dan matang, langkah hidup seseorang akan semakin teratur dan semakin terarah kepada suatu sasaran yang hendak dituju. Hidup yang terencana adalah bukti bahwa seseorang sangat menghargai waktu dan semua potensi yang Tuhan berikan.

Sebuah perencanaan hidup akan semakin sempurna apabila Tuhan terlibat di dalamnya. Yakobus.mengingatkan agar jangan pernah kita melupakan Tuhan dalam setiap perencanaan hidup, “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yakobus 4:15).

Orang yang melupakan Tuhan dalam setiap rencana hidupnya sama artinya meremehkan Tuhan, mengabaikan kehadiran-Nya, menganggap seolah-olah Tuhan tidak ada dan tidak punya kuasa. Yang menjadi akar persoalan adalah kesombongan.

Orang sombong dan angkuh meyakini bahwa ia mampu mengatasi semua persoalan hidupnya dengan kekuatan yang dimiliki, padahal banyak hal di dunia ini yang unpredictable. Apa yang akan terjadi esok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan? Tak seorang pun tahu, “Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.” (Amsal 27:1). Ternyata kehidupan ini tidak selurus dan semulus yang kita bayangkan, terkadang ada “kejutan-kejutan” yang tidak pernah kita harapkan.

Ingat-ingat, sebuah perencanaan jika tidak disertai tekad dan usaha mewujudkannya tidak akan lebih dari sekadar mimpi di siang hari dan angan-angan belaka. Orang yang berhasil adalah orang yang hidupnya terencana dengan baik serta punya semangat dan kemauan keras untuk mewujudkannya.

Ingatlah! “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.” GBU & Fam. (pg)

Leave a Reply